Pemusnah kehidupan hanya perkara kecil yang menjatuhkan hingga terasa tersusuk jarum kecil yang menikam cermin hati menjadi lubang-lubang retak mengalir darah benci dan dendam. Tangkisan air mata sakit jatuh satu persatu ibarat diriku dihempas dengan tanggungjawab hidup yang memakan diri seperti xylotrechus quadripe dan hypothenemus hampei.
            “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung,”bicara hati yang duka.

Comments

Popular Posts