Daun Menguning
Daun Menguning
Daun hari demi hari hijau berlalu, manusia bila menyegar sentiasa ada, bila diperlukan datang tanpa diduga, heningnya angin yang sejuk. Lalu ianya dilupakan tanpa khabar menghilang seperti debu suci yang hanya mendiami pohon usang, tatkala hujan ibarat pohon yang baru. Lalu manusia yang dulu harapan menjadi pilu. Daun hari demi hari terus menguning sehingga luruhnya ia menghempas bumi yang dusta.


Sdr Amirun
ReplyDeletePastikan entri yang ditulis merupakan premis kepada cerpen yang bakal dihasilkan.
Ini lagu ni
ReplyDelete